Mesjid Jami' Tabek Sarojo bukan sekadar bangunan fisik berbahan batu dan semen, melainkan manifestasi dari semangat "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah" yang dipegang teguh oleh masyarakat Nagari Guguak Tinggi. Berdiri kokoh di jantung nagari, mesjid ini bermula dari sebuah surau kayu sederhana pada awal abad ke-20.
Nama "Tabek Sarojo" memiliki akar filosofis yang dalam. Secara harfiah, "Tabek" berarti kolam, dan "Sarojo" merujuk pada bunga seroja atau teratai. Pada masa awal berdirinya, lingkungan mesjid dikelilingi oleh sumber mata air yang jernih, melambangkan kesucian dan ketenangan.
Sejarah ini disusun berdasarkan penuturan tokoh masyarakat dan catatan kepengurusan Mesjid Jami' Tabek Sarojo.
Visi
"Terwujudnya Mesjid Jami' Tabek Sarojo sebagai pusat ibadah yang mandiri, transparan, dan rahmatan lil 'alamin."
Misi
Meningkatkan kualitas pelayanan ibadah bagi jamaah.
Menjamin transparansi pengelolaan keuangan kas mesjid.
Membina generasi muda Nagari Guguak Tinggi melalui kegiatan positif.
Menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan mesjid.